Social Icons

Pages

Wednesday, 8 August 2012

Makalah Penelitian Biologi


 Pengaruh Cahaya Matahari
Terhadap
Pertumbuhan Tanaman
Kecambah Pacar Air



 









Disusun oleh :
~ Ardiles Permata Jaya
~ Reni Radita
~ Teguh Karya NSK
~ Yogi Ferdiyansyah Fauzi



  
KATA PENGANTAR

Puji syukur kami panjatkan kehadirat Tuhan Yang Maha Esa karena berkat Rahmat dan Hidayah-Nya kami dari kelompok  dapat menyelesaikan Karya Ilmiah ini yang berjudul “Pengaruh Cahaya Matahari Terhadap Pertumbuhan Kecambah Pacar Air”.
Karya Ilmiah ini dibuat dengan maksud dan tujuan agar para pembaca mengetahui dan mengkaji masalah pengaruh cahaya matahari terhadap pertumbuhan tanaman kecambah pacar air.
Pada kesempatan ini kami mengucapkan banyak terima kasih kepada pihak-pihak yang telah menbantu dan mendukung kami dalam pembuatan dan penyusunan karya tulis ini.
Kami selaku penulis menyadari sepenuhnya bahwa dalam penyajian karya ilmiah ini masih minim dan masih jauh dari kesempurnaan. Oleh karena itu, kami senantiasa mengharapkan masukan dari para pembaca yang bersifat membangun demi kesempurnaan karya Ilmiah kami di masa yang akan datang.

Tangerang, 30 Juli 2012



Penulis


1
 
 
DAFTAR ISI

KATA PENGANTAR....................................................................................................................................... 1
DAFTAR ISI......................................................................................................................................................... 2
BAB I  PENDAHULUAN.............................................................................................................................. 3
1.1  Latar Belakang............................................................................................................................................... 3
1.2  Tujuan dan Manfaat Penelitian........................................................................................................... 3
      1.2.1        Tujuan Penelitian………………………………………………………………………………… 4
      1.2.2        Manfaat Penelitian……………………………………………………………………………….4
1.3 ............................................... Variabel penelitian........................................................................................................ 4
BAB II  TINJAUAN PUSTAKA................................................................................................................... 5
2.1   Tinjauan Pustaka......................................................................................................................................... 5
2.1.1 Tanaman Pacar Air (Impatient balsamina L.)……………………………………………………….. 6
2.2   Hipotesis……………………………………………………………………………........................... 7
BAB III  METODE PENELITIAN……………………………………………………………………….8
3.3.1 Waktu………………………………………………………………………….......................... 8
3.3.2 Tempat………………………………………………………………………............................8
3.3.3 Alat dan Bahan………………………………………………………………........................8
3.3.4 Cara Kerja……………………………………………………………………..........................8
BAB IV  HASIL DAN PEMBAHASAN…………………………………………………………….. 9
4.1  Hasil Pengamatan…………………………………………………………………………………….. 9
BAB  V  PENUTUP……………………………………………………………………………………….10
5.1 Kesimpulan………………………………………………………………………….10
DAFTAR PUSTAKA .......................................................................................................................................  11
2
 
 
BAB I
PENDAHULUAN

1.1 Latar Belakang
Tumbuhan merupakan makhluk hidup yang berperan sebagai produsen di muka bumi ini. Dalam ekosistem terdapat dua macam komponen yang saling ketergantungan, yaitu komponen biotik dan komponen abiotik . komponen biotik terdiri dari tumbuhan, hewan, dan manusia. Sedangkan komponen abiotik antara lain : udara, gas, angin, cahaya, matahari, dan sebagainya. Antara komponen biotik dan abiotik saling mempengaruhi, misalnya, tumbuhan memerlukan cahaya matahari untuk melakukan fotosintesis. Hasil fotosintesis di butuhkan oleh makhluk hidup lainnya. Oleh karena itu, kami mengadakan eksperimen untuk mengetahui apakah benar ada pengaruh cahaya matahari terhadap pertumbuhan kecambah pacar air.

1.2 Tujuan dan Manfaat Penelitian
     1.2.1 Tujuan Penelitian
       Tujuan kami melakukan penelitian ini adalah sebagai berikut :
a) Kami ingin mengetahui, apakah benar ada pengaruh cahaya matahari terhadap pertumbuhan kecambah pacar air?
   b) Kami Ingin mengetahui, apakah benar kecambah pacar air bisa tumbuh dengan baik ditempat yang gelap?
c)  Kami ingin mengetahui, apakah pertumbuhan kecambah pacar air ditempat yang terang lebih baik dari pada kecambah yang tumbuh ditempat yang gelap?

3
 
 
1.2.2 Manfaat Penelitian
Manfaat dari pecobaan ini adalah supaya kita mengetahui betapa pentingnya pengaruh cahaya matahari bagi makhluk hidup, tak terkecuali terhadap pertumbuhan tanaman .

1.3 Variabel Penelitian
1. Variabel bebas, meliputi :
Jumlah cahaya,
2. Variabel terikat meliputi :
Tinggi batang, usia tanaman, kualitas tanaman.


Batasan masalah
Pada penelitian kali ini, kelompok kami hanya terfokus pada pengamatan pengaruh cahaya matahari terhadap pertambahan panjang batang…..













4
 
 
BAB II

TINJAUAN PUSTAKA

Banyak faktor yang mepengaruhi pertumbuhan diantaranya adalah faktor genetik untuk internal dan faktor eksternal terdiri dari cahaya, kelembapan, suhu, air, dan hormon. Untuk proses perkecambahan banyak dipengaruhi oleh faktor cahaya dan hormon, walaupun faktor yang lain ikut mempengaruhi. Menurut leteratur perkecambahan dipengaruhi oleh hormon auksin, jika melakukan perkecambahan ditempat yang gelap maka akan tumbuh lebih cepat namun bengkok, hal itu disebabkan karena hormon auksin sangat peka terhadap cahaya, jadi pertumbuhannya kurang merata.
Sedangkan di tempat yang terang proses perkecambahan akan terjadi relative lebih lama. Hal itu disebabkan oleh pengaruh hormone auksin yang aktif secara merata ketika terkena cahaya, hingga menghasilkan pertumbuhan yang normal dan lurus menjulur keatas.
Sinar matahari memang berguna bagi fotosintesis pada tumbuhan, namun efek lain dari sinar matahari ini adalah menekan pertumbuhan sel tumbuhan. Hal ini menyebabkan tumbuhan yang diterpa cahaya matahari akan lebih pendek daripada tumbuhan yang tumbuh di tempat gelap. Peristiwa ini disebut dengan etiolasi, yaitu pertumbuhan sel tumbuhan yang sangat cepat di tempat gelap.
Etiolasi = fenomena yang diperlihatkan tumbuhan yang tumbuh dalah gelap, bercirikan warna pucat, ruas panjang-panjang, dan daun kecil. (www.kamusilmiah.com)
Dampak tanaman akibat etiolasi adalah tanaman tidak dapat melakukan proses fotosintesis. Padahal proses fotosintesis bertujuan untuk menghasilkan karbohidrat yang berperan penting dalam pembentukan klorofil. Karena karbohidrat tidak terbentuk, daun pun tanpa klorofil sehingga daun tidak berwarna hijau, melainkan kuning pucat.
Kondisi gelap juga memacu produksi hormon auksin. Auksin adalah hormon tumbuh yang banyak ditemukan di sel-sel meristem, seperti ujung akar dan ujung batang. Oleh karena itu, tanaman akan lebih cepat tumbuh dan panen.
5
 
 Istilah auksin berasal dari bahasa yunani yaitu auxien yang berarti meningkatkan. Auksin ini pertama kali digunakan Frits Went, seorang mahasiswa pascasarjana di negeri belanda, yang menemukan bahwa suatu senyawa yang belum dapat dicirikan mungkin menyebabkan pembengkokan koleoptil ke arah cahaya. Fenomena pembengkokan ini dikenal dengan istilah fototropisme. Senyawa ini banyak ditemukan Went didaerah koleoptil. Aktifitas auksin dilacak melalui pembengkokan koleoptil yang terjadi akibat terpacunya pemanjangan pada sisi yang tidak terkena cahaya matahari. Dan Hasil penelitian beliau, pada tahun 1928 produksi auksin terhambat pada tanaman yang sering terkena sinar matahari.
Selain itu, enzim riboflavin pada ujung batang menyerap sinar nila dari sinar matahari. Sinar nila perusak enzim-enzim yang membentuk pembentukan asam indo asetat (salah satu jenis auksin). Itulah sebabnya, pertumbuhan tanaman etiolasi selalu lebih cepat, tapi batang tampak layu karena mengandung banyak air.
Akibat tidak ada sinar matahari organ perbanyakan pada tanaman, lama-lama mengkerut lalu mati karena tidak mendapat sumber makanan.
 Selain itu, Para ahli fisiologi telah meneliti pengaruh auksin dalam proses pembentukan akar lazim, yang membantu mengimbangkan pertumbuhan sistem akar. Terdapat bukti kuat yang menunjukkan bahwa auksin dari batang sangat berpengaruh pada awal pertumbuhan akar. Bila daun muda dan kuncup, yang mengandung banyak auksin dipangkas, maka jumlah pembentukan akar akan berkurang. Bila hilangnya organ tersebut diganti dengan auksin, maka kemampuan membentuk akar sering terjadi kembali
2.1.1 Tanaman Pacar Air (Impatient balsamina L.)
a)         Klasifikasi Tanaman Pacar Air
Regnum    : Plantae
Divisi        : Magnoliophyta
Kelas        : Magnoliopsida
Ordo         : Ericales
Famili       : Balsaminaceae
Genus       : Impatiens
Spesies     : Impatiens balsamina L.
6
 
b)        Morfologi Tanaman Pacar Air
Pacar air merupakan tanaman terna berbatang basah, lunak, bulat, bercabang, warna hijau kekuningan. Pacar air biasanya ditanam sebagai tanaman hias dengan tinggi 30-80 cm. Arah tumbuhnya tegak, percabangannya monopodial.
Daun tunggal, tersebar, berhadapan, atau dalam karangan. Bentuk daun lanset memanjang, pinggirnya bergerigi, ujung meruncing, tulang daun menyirip. Warna daun hijau muda tanpa daun penumpu, jika ada daun penumpu bentuknya kelenjar. Bagian bawah membentuk roset akar. Tulang daun menyirip. Luas daunnya sekitar 2 sampai 4 inchi. Pangkal daun bergerigi tajam, runcing. Terna ini memiliki akar serabut.
Bakal buah menumpang, beruang 4-5. Dalam satu ruangan tersebut terdapat dua atau lebih bakal biji. Buah membuka kenyal dan termasuk buah batu dengan 5 inti. Bentuk buah elliptis, pecah menurut ruang secara kenyal. Benihnya endospermic. Embrio akan mengalami diferensiasi.
Tanaman ini memiliki aneka macam warna bunga. Ada yang putih, merah, ungu, kuning, jingga, dll. Jika pacar air yang berbeda warna disilangkan, maka akan terbentuk keturunan yang beraneka ragam. Bunga zygomorph, berkelamin 2, di ketiak. Daun kelopak 3 atau 5, lepas atau sebagian melekat, bertaji. Daun kelopak samping berbentuk corong miring, berwarna, dan terdapat noda kuning di dalamnya. Sedikit di atas pangkal daun mahkota memanjang menjadi taji dengan panjang 0,2-2 cm. Daun mahkota 5, lepas. Daun mahkota samping berbentuk jantung terbalik dengan panjang 2-2,5 cm, yang 2 bersatu dengan kuku, yang lain lepas tidak berkuku dan lebih pendek. Ada 5 benangsari dengan tangkai sari yang pendek, lepas, agak bersatu. Kepala sarinya bersatu membentuk tudung putih.Bunga terkumpul 1-3. Setiap tangkai hanya berbunga 1 dan tangkainya tidak beruas. Memiliki 5 kepala putik.

2.2 Hipotesis
a)      Tanaman (kecamabah) etiolasi memiliki tinggi batang yang lebih tinggi daripada tanaman yang terkena sinar matahari.
b)      Tanaman (kecambah) etiolasi nampak lebih layu daripada tanaman yang terkena sinar matahari.
7
 
 
BAB III      
METODE PENELITIAN
   
3.1 Waktu
Percobaan ini dilaksanakan pada tanggal …………. 2012 sampai …………
3.2  Tempat
Percobaan ini dilaksanakan di Tanah Merah

3.3  Alat Dan Bahan
Ø   2 buah gelas plastik
Ø   Kapas
Ø   Beberapa bibit tanaman pacar air.
Ø   Air secukupnya.
Ø   Spidol






3.4             Cara kerja
1.     Tempatkan kapas yang sudah dibasahi sebelumnya didalam gelas plastic.
2.     Pilihlah bibit tanaman pacar air.
3.     Tanamlah pada tiap gelas plastic dimasing-masing gelas 7 bibit tanaman pacar air.
4.     Letakanlah gelas plastic yang pertama ditempat yang terkena cukup cahaya matahari dan letakkan gelas plastic yang ke dua ditempat yang gelap.
5.     Siramilah ke dua gelas plastic tersebut dengan jumlah air yg sama banyak (secukupnya) secara rutin setiap sore.
6.     Amatilah pertumbuhan ke dua tanaman pacar air tersebut dan masukkan data-data yang ada pada tabel yang sudah disediakan.
   
8
 
 



. Tabel Pengamatan

Tabel 1 (POT 1 diletakkan di tempat yang terkena sinar matahari)
Usia tanaman (hari ke-…)
Tinggi batang (cm)
Keadaan/kualitas tanaman
1


2

3

4

5

6

7




Tabel 2 (POT 2 diletakkan di tempat yang redup)
Usia tanaman (hari ke-…)
Tinggi batang (cm)
Keadaan/kualitas tanaman
1


2

3

4

5

6

7











9
 
 
BAB 4


PENUTUP


5.1 Kesimpulan

            __________________________________________________________________





5.2 Saran
__________________________________________________________________



















10
 
 
DAFTAR PUSTAKA


Google: Pengaruh Cahaya Terhadap Pertumbuhan Pacar air



11
 
  Description: Makalah Penelitian Biologi Rating: 4.5 Reviewer: Teguh karya - ItemReviewed: Makalah Penelitian Biologi

0 comments:

Post a Comment